Minggu, 07 Juni 2015

Pengenalan Heuristic Evaluation beserta kajian HE terhadap website BBIA

Hai para pembaca,
Kali ini saya akan menjelaskan tentang Heuristic Evaluation (HE). Heuristic Evaluation merupakan salah satu cara yang dipakai evaluator untuk menilai dari suatu antarmuka. Cara ini dikembangkan oleh Jakob Nielsen. Menurut Galitz(2007), cara Heuristic Evaluation(HE) merupakan cara yang tidak terbaik untuk dilakukan namun terpopuler.

Terdapat 10 Komponen Heuristic Evaluation (HE) yang dikembangkan oleh Jakob Nielsen. Komponen Heuristic Evaluation (HE) tersebut dijelaskan sebagai berikut :

1. Visibility of system status
2. Match between system and the real world
3. User control and freedom.
4. Consistency and standards.
5. Error prevention.
6.  Recognition rather than recall.
7. Flexibility and efficiency of use.
8. Aesthetic and minimalist desain.
9. Help users recognize, diagnose and recover from errors.
10. Help and documentation.

Dari 10 Komponen tersebut, saya dapat mengetahui apa saja segi yang harus ditinjau dari suatu aplikasi atau sistem. Baik dengan ini saya akan mengambil salah satu web yang akan saya kaji, yaitu BBIA.



Setelah mendapat teori singkat dan jelas tentang HE, saya akan mengambil 5 Komponen untuk meninjau website BBIA. Berikut komponen HE yang saya gunakan :

NB : Anda dapat klik tiap 5 komponen HE ini untuk mengetahui pembahasannya sesuai dengan yang saya kaji

Dengan kajian ini diharapkan semoga Anda dapat mengetahui materi tentang HE dan segi komponen HE dari website yang saya kaji yaitu BBIA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar